Cerita Hot Dewasa Bercinta Dengan ABG Bule DiLuar Negeri - Aku tinggal di salah satu kota di Canada, kira-kira sudah hampir 6 tahun. Aku tinggal sendiri di salah satu gedung apartemen dekat down town area. Kamarnya satu, ada ruang tamu, kitchen, balcon buat smoking, murah juga. Kadang teman-teman menginap, meminjam komputer, karena milikku pentium ii, dan semua software, games etc aku punya. Jadi mereka betah nginep di sofa, atau bawa sleeping bed. Also, aku punya 50 inch TV, DVD player, Video, games dan lain-lain, jadi tempat ini siip. Aku bukan orang yang berada banget,semua itu hadiah dari saudara-saudara yang ikut bahagia karena aku bisa sekolah disini. So, syukurlah.
Mungkin karena apartemen dan barang-barang electronic di rumahku, aku dikagumi wanita-wanita orang putih di sini. Dikira aku loaded banget, alias rich boy. Jadi banyak yang tidak nolak kalau aku ajak jalan. Bukannya mau show-off, but aku bisa mendapatkan perempuan yang aku mau kapan saja, tapi aku nggak mau perempuan yang mencintaiku karana harta kekayaanku.
Soal pacaran, aku tidak pernah punya berlangsung lama, karena aku salah gaul. Tiap-tiap wanita yang aku pacarin, semuanya mata duitan. Kalau tidak dibeliin barang ini, atau itu, marah deh, terus mau putus. Jadi sudah kira-kira 2 tahun aku tidak ada gandengan.
Terus satu hari, aku menang lotre $300. Aku pergi ngambil duitnya dari salah satu gedung lotre tersebut dan jalan menuju pulang. Waktu itu lagi agak dingin, salju lagi turun sedikit-sedikit. Terus, waktu lagi jalan, tiba-tiba ada suara "Excuse me, spare some change?" Aku lihat ke arah kiri, ada dua gadis lagi duduk di lantai depan Starbucks Cafe sambil tangannya di ulurkan ke arahku. Yang satu lagi hanya duduk merangkul kakinya.
"Duh kasihan banget" pikirku. Aku berhenti, meraba kantong celanaku, dan aku keluarkan 2 helai $5.
"Ini, silakan", aku bilang.
"Terima kasih Mas," kata gadis yang memegang uang.
"Terima kasih kembali" kataku lagi, sambil jalan pergi. Memang benar, setelah aku memberi uang tersebut, ada rasa yang hangat dalam hati. Sesampai di apartemen, aku cari sleeping bag bekas dan beberapa baju tebel. Tapi saya lupa kalau semuanya sudah kusumbang ke Salvation Army beberapa minggu yang lalu. Terus aku pikir, hmm, sudah mau natalan, teman-teman pada pulang ke Indonesia, aku nggak ada teman main…, gimana kalau aku undang saja tu cewek.
Lalu aku pergi ke tempat kedua gadis itu. Tapi mereka sudah nggak ada lagi. Aku lihat kiri dan kanan dan ternyata kedua gadis itu ada di depan McDonald's, sambil megang kantong buat memesan makanan. Aku tunggu mereka di deket Starbucks Cafe, dan sewaktu mereka melihatku lagi, si gadis yang aku kasih uang tadi senyum padaku dan bilang "Hi, lagi ngapain Mas?, Traktir kita dong?" sambil tertawa.
Aku senyum saja "Oke, Nich beli aja". Si cewek yang aku kasih duitnya, namanya Lily dan cewek yang satunya lagi ternyata adiknya, bernama Lianne. Lily berumur 17 dan Lianne berumur 14. Mereka datang dari kota lain dengan cara hitchhike. Aku jongkok dengan mereka, ngobrol-ngobrol sebentar, sambil nebeng makan kentang gorengnya yang di tawari Lianne.
Kurang lebih setengah jam kemudian, entah kemasukan apa, aku ajak mereka ke apartemenku untuk menginap. Mereka kaget. Pertamanya sih pada nggak mau, tapi abis aku yakinkan, bahwa aku tinggal sendirian, tidak ada teman dan bla bla bla, mereka akhirnya mau juga.
Sesampai di apartemenku, mereka ber wah.., wah.., wah. Aku dimintai handuk buat mandi. Ternyata mereka nggak pakai baju tebal-tebal banget. Si Lily cuma memakai t-shirt Marilyn Manson, sweater gap yang kotor dan jaket kulit, dan Lianne memakai lebih tebal, mungkin karena diberi sama Lily.
Dua-duanya memang cakep sih, kulitnya putih banget (habis orang putih sih), nggak tinggi banget, kira-kira 160 cm. Lily berambut pirang kotor (dirty-blonde) sebahu, dan Lianne berambut pirang terang, seleher lebih dikit, agak berombak. Aku beri 2 pasang t-shirtku dan beberapa celana pendek milik bekas pacarku. Mereka masuk ke kamar mandi bersama dan dan aku cuek-cuek saja, habis adik-kakak. Aku siapkan hot chocolate dan cookies.
Sehabis mereka keluar dari kamar mandi, waduh, cantiknya mereka berdua minus make-up tebal, ikat rambut, dan garis-garis hitam di muka. Seperti mimpi degh. Belum pernah aku melihat kecantikan semacam itu. Mungkin di majalah, dan film, tapi mereka ada didepanku. Lily memakai t-shirt GAP-ku yang berwarna putih, tanpa bra, karna aku bisa melihat putingnya yang pink dengan jelas. Lianne memakai t-shirt Planet Hollywoodku yang berwarna putih juga dan without bra.
Setelah itu kita ngobrol-ngobrol sambil minum hot choco. Lianne orangnya pendiam, tapi senyum terus. Kalau Lily agak energetic dan bawel. Sewaktu kita ngobrol-ngobrol, si Lianne berdiri dan berjalan menuju kulkas.
"Mau Minum Champagne?" tanyanya.
"Boleh", kataku, "Tapi.., kamu kan masih anak-anak" kataku sambil tertawa karena aku pikir si Lianne cuma bercanda.
Dia buka botol champagne tersebut dan meminumnya sedikit, lalu dia bawa buat kakaknya, Lily. "Gile, dikirain becanda" pikirku.
Beberapa jam kemudian, ruang tamuku berasa agak panas, soalnya heaternya rusak. Aku meminta izin untuk tidur, tapi dipaksa temenin ngobrol. Aku suruh nonton TV saja, tapi mereka tidak mau. Kelihatannya sih dua-duanyajuga sudah agak mabuk, soalnya pipi mereka merah banget, dan ngomongnya sedikit ngacau.
Terus aku suruh mereka tidur di kamarku yang queen-sized bed, dan aku tidur di sofa. Mereka menarikku untuk tidur dengan mereka. Waduh, rezeki, pikirku.
Aku ikut saja, tiba-tiba mabuk dan puyengku hilang! hehehehe, mungkin karena pikiran kotor dan feeling bahwa aku akan score dengan mereka berdua.
Kita tiduran di ranjangku, terus aku memeluk Lily karena dia lebih deket dengan tanganku. Aku menciumnya dan dibalas juga ciumanku. Tanganku bekerja dari rambutnya, leher, sampai payudaranya yang lumayan besar buat anak 17 tahun. Kulepas T-shirtnya dengan cepat karna sudah napsu banget Lama tidak dapat!
Kusedot-sedot dengan kencang puting susunya, dan Lily merintih rintih Aku melirik ke arah Lianne, ternyata dia berbaring sambil nontonin kita. Aku cuek saja dan nerusin plorotin celana dan celana dalam Lily. Bulu kemaluannyamasih jarang-jarang dan berwarna pirang juga. Hmm.., lezat…, sudah lama nggak dapat nih, pikirku sambil memainkan lidahku di liang kenikmatannya yang sudah merah. Kumainkan lidahku di clitorisnya dengan cepat, dan lily merintih rintih. Rintihannya semakin membuatku buas. Aku keluarkan teknik cunnilingus yang diajari teman jepangku, "teknik meminum air". Lily meraung raung seperti orang kesetanan, tangannya menjambak rambutku dan pinggangnya naik turun. Setelah dia beberapa kali orgasme, aku cium seluruh tubuhnya sampai bibirnya. Terus dia berkata "do my sister"
Aku melihat ke arah Lianne dan dia sudah telanjang dan bermain dengan klitorisnya. Aku cium dan sedot payudaranya yang masih belum matang (maklum 14 tahun), dengan putingnya yang pink. Lianne menggigit bibir bawahnya, menahan rasa ekstasi. Pelan-pelan kucium seluruh tubuhnya sampai ke arah liang kewanitaannya. Wah, merah dan rapet banget! rezeki besar. Kumainkan lidahku di liang kewanitaannya, bermain di clitorisnya. Lianne merintih-rintih. Aku keluarkan tehnik meminum airku sampai lianne orgasme dua kali juga.
Kemudian aku berbaring dan kakak-adik itu menciumi seluruh tubuhku. Aduh, aku merasa duniaku akan hancur, saking enaknya. Sampai mereka lepas celana boxerku dan bermain dengan penis dan bolaku. penisku nggak besar-besar banget sih, normal buat orang bule! he.., he.., he.., he.., kira-kira 7 inchi, tebal dan berurat. Mereka berdua berebut penisku, dan akhirnya aku menarik Lianne buat duduk di mukaku. Lianne membuka kakinya dimukaku dan aku bagai disurga! setelah Lianne orgasme lagi, aku tidurkan dia di sampingku, dan aku suruh Lily untuk naik menunggangiku.
Dengan pelan-pelan, Lily naik memasukkan penisku ke liang kenikmatannya dengan susah.
Setelah kusuruh dia membasahi penisku dengan ludahnya, akhirnya amblas juga penisku. Setelah masuk penisku semuanya, pelan-pelan aku naik turun dan bergerak memutar, sambil memijat-mijat payudara Lily yang tegak dan kenyal. Aku pelukLily sambil menghunjam penisku dengan cepat. Lily berteriak teriak keenakan sambil cursing. Kusuruh dia berbalik, punggungnya menghadap dadaku. My favorite position. Aku naik turun dengan cepat juga sambil aku menyuruh Lily untuk menggoyangkan pinggulnya sambil memijit-mijit payudaranya. Entah berapa kali aku merasakan sesuatu yang hangat di penisku dan Lily berteriak, "Aahh… fuck… shit!
Saya rasa dia orgasme sampai 3 kali! Aku jilat cairan kewanitaannya sampai bersih, terus pindah ke Lianne. Aku jilat dan basahi lagi liang kewanitaannya yang masih merah dan berdenyut-denyut. Aku coba untuk memasukkan penisku tapi liang senggama Lianne masih kecil banget. Aku naik ke mulut Lianne dan menyuruh buat mengisap dan membasahi penisku. Dengan mata tertutup setengah sadar, dia melakukannya. Setelah cukup basah, aku coba lagi. Sempit banget! tapi senti demi senti masuk semuanya juga Lianne meraung-raung kesakitan. Aku goyang pelan-pelan, sambil menyedot puting susunya yang masih pink dan muda banget, missionary style.
Terus aku menyuruhnya berbalik, doggie style, tanpa melepas penisku dari liang kewanitaannya. Aku dorong-dorong, memutar, naik turun seperti rodeo, sambil memeluk tubuh Lianne yang meronta-ronta seperti ikan kehabisan air aku cium rambutnya, menggigit gigit pelan bahunya dan memainkan jari-jariku di kelentitnya.
Sekitar 20 menit kemudian, setelah beberapa gaya dan setelah Lianne orgasme untuk ke entah berapa kalinya, aku keluar juga. Aku tiduri mereka berdua side by side dan memuncratkan spermaku ke muka mereka.
Sehabis itu kita tidur, tapi aku belum puas juga dengan Lianne yang liang kenikmatannya sangat rapat. Dengan posisi 69 aku bermain dengan liang surganya, entah sampai berapa lama.
Besoknya, di meja makan, kita ketawa-tawa dan bercanda-canda. Tapi malamnya, mereka bercerita apa yang sebenarnya terjadi pada mereka. Ternyata mereka di perkosa oleh pacar ibu mereka, dan mereka lari dari rumah. Selama 5 hari penuh berpesta seks, aku akhirnya menyuruh mereka untuk telepon pulang. Setelah lama aku bujuk, akhirnya mereka telepon pulang. Ibu mereka khawatir sekali dan ingin mereka pulang segera. Pacar ibunya sudah di tangkap oleh yang berwenang.
Aku beri $100 buat Lily dan Lianne, untuk uang saku dan ongkos naik bus. Setelah itu, aku antar ke Bus Station, dan mereka said bye-bye dengan ciuman mesra di pipi kiri dan kanan.
Baca Juga >> Cerita Hot Dewasa : Sopir Pribadi Pemuas Nafsu Nyonyaku
Itulah Cerita Hot Dewasa Bercinta Dengan ABG Bule DiLuar Negeri. Terima kasih telah membaca..
BLOG TENTANG CERITA PANAS YANG BERGELORA, CERITA BOKEP, CERITA SERU,CERITA DEWASA
Kamis, 06 September 2012
Cerita Hot Dewasa : Sopir Pribadi Pemuas Nafsu Nyonyaku
Cerita Hot Dewasa : Sopir Pribadi Pemuas Nafsu Nyonyaku Setelah tamat dari sekolah, aku mencoba merantau ke Jakarta. Aku berasal dari keluarga yang tergolong miskin. Di kampung orang tuaku bekerja sebagai buruh tani. Aku anak pertama dan memiliki seorang adik perempuan, yang masih sekolah di SMP. Aku ke Jakarta hanya berbekal ijazah SMU. Dalam perjalanan ke Jakarta. Di Jakarta aku numpang di rumah sepupu, yang kebetulan orangtuanya punya Usaha warteg. Dan mereka sudah punya rumah sendiri, sepupuku yang terpaut usia 1 tahun denganku sedang kuliah di salah satu PTS Jakarta selatan.
Selain berbekal ijazah yang nyaris tiada artinya itu, aku memiliki keterampilan hanya sebagai supir angkot. Aku bisa menyetir mobil, karena aku di kampung, setelah pulang sekolah selalu diajak Bapakku untuk narik angkot. Aku menjadi keneknya, Bapak supirnya. Tiga tahun pengalaman menjadi awak angkot, cukup membekal aku dengan keterampilan setir mobil. Aku hampir putus asa tatkala tinggal di Jakarta, karena setelah tinggal tiga bulan aku belum juga dapat kerja. Aku malu kalau harus ngerepotin Bude dan pakde ku. Yah walaupun aku tinggal gak hanya diam aja, aku ikut Bantu-bantu di warteg.
Hingga Pada suatu hari, yakni hari selasa, ketika aku sedang bantu-bantu di warteg, aku dipanggil Pakde yang menawarkanku menjadi supir pribadi Bu Nani. Dia adalah bos pak Nuridin yang biasa makan di warteg Pakdeku. Aku langsung menyanggupi tawaran itu, dan segera ganti baju untuk ikut dengan pak Nuridin ke Rumahnya Bu Nani. Ketika memasuki halaman rumah yang besar sepert i istana itu,hatiku berdebar tak karuan. Kami dipersilahkan duduk oleh seorang pembantu muda di ruang tamu yang megah itu, tak lama kemudian muncul seorang wanita yang tampaknya muda. Kami memberi hormat pada wanita itu.
Wanita itu tersenyum ramah sekali dan mempersilahkan kami duduk,Pak Nuridin dipersilahkan kembali ke kantor oleh wanita itu, dan di ruangan yang megah itu hanya ada aku dan dia si wanita itu. "Benar kamu mau jadi supir pribadiku?", tanyanya ramah seraya melontarkan senyum manisnya. "Iya Nyonya, saya siap menjadi supir nyonya. ", jawabku. "jangan panggil Nyonya, panggil saja saya Ibu Nani.", sergahnya halus. Aku mengangguk setuju. "Kamu masih kuliah ?" "Tidak nyonya eh. ..Bu?!", jawabku."Saya baru tamat SMU, tapi saya berpengalaman menjadi supir sudah tiga ahun", sambungku.
Wanita itu menatapku dalam-dalam. Ditatapnya pula mataku hingga aku jadi slah tingkah. Diperhatikannya aku dari atas sampai ke bawah. "Kamu masih muda sekali, ganteng, nampaknya sopan, kenapa mau jadi supir?" tanyanya. "Saya butuh uang untuk kuliah Bu", jawabku. "Baik, saya setuju, kamu jadi supir saya, tapi harus ready setiap saat. Gimana, okey?" "Saya siap Bu.", jawabku. "Kamu setiap pagi harus sudah ready di rumah ini pukul enam, lalu antar saya ke tempat saya Fitness,setelah itu antar saya ke salon, belanja, atau kemana saya suka. Kemudian setelah sore, kamu boleh pulang, gimana siap?" "Saya siap Bu", jawabku. "Oh... ya, siapa namamu?" Tanyanya sambil mengulurkan tangannya. Spontan aku menyambut dan memegang telapak tangannya, kami bersalaman."Saya Renal Bu, panggil saja saya Renal.", jawabku.
Dirumah yang sebesar itu, hanya tinggal Ibu Nani dan Sonia anaknya yang berumur 8 tahu n serta seorang pembantu yang bernama Iis, janda juga, suaminya sudah meninggal empat tahun yang lalu karena kecelakaan. Setahu n berlalu tak terasa sudah memasuki tahun pertama aku kerja jadi supir bu Nani. Dan di awal tahun pelajaran aku masuk ke PTS di Jakarta. Keakraban dengan Bu Nani semakin terasa. Setelah pulang Fitness, dia minta jalan-jalan dulu. Yang konyol, dia selalu duduk di depan, disebelahku, hingga terkadang aku jadi kagok menyetir, tapi lama lama biasa. Suatu hari kami melakukan perjalanan ke puncak, bahkan sampai jalan-jalan sekedar putar-putar saja di kota Sukabumi, hari sudah mulai gelap dan kami kembali meneruskan perjalanan ke Jakarta.
Ditengah perjalanan di jalan yang gelap gulita, Bu Nani minta untuk berbelok ke suatu tempat. Aku menurut saja apa perintahnya. Aku tak kenal daerah itu, yang kutahu hanya berupa perkebunan luas dan sepi serta gelap gulita. Ditengah kebun itu bu Nani minta aku berhenti dan mematikan mesin mobil. Aku masih tak mengerti akan tingkah Bu Nani. Tiba-tiba saja tangan BuMaya menarik lengaku. "Coba rebahkan kepalamu di pangkuanku Nal?", pintanya. Aku menurut saja, karena masi h belum mengerti. Astaga... setelah aku merebahkan kepalaku di pangkuan Bu Nani dengan keadaan kepala menghadap keatas, kaki menjulur keluar pintu, Bu Nani menarik kaosnya ketas. Wow... samar-samar kulihat buah dadanya yang besar dan montok.
Buah dada itu didekatkan ke waja hku. Lalu dia berkata: "Cium nal Cium... isaplah, mainkan sayang...?", pintanya. Baru aku mengerti, Bu Nani mengajak aku ketempat ini sekedar melampiaskan nafsunya. Sebagai laki-laki normal, karuan saja aku bereaksi, kejantananku hidup dan bergairah. Kupegangi tetek Bu Nani yang montok itu, kujilati putingnya dan kuisap-isap. Tampak nafas Bu Nani terengah-engah tak karuan, menandakan nafsu biarahinya sedang naik. Aku masih mengisap dan menjilati teteknya. Lalu Bu nani minta agar aku bangun sebentar.
Dia melorotkan celana trainingnya hingga kebawah kaki. Bagian bawah tubuh Bu Nani tampak bugil. Samar-samar oleh sinar bulan di kegelapan itu. "Jilat Nal jilatlah, aku nafsu sekali, jilat sayang", pinta Bu nani agar aku menjilati memeknya. Oh... memek itu besar sekali, menjendol seperti kura-kura. Tampaknya dia sedang birahi sekali, seperti puting teteknya yang ereksi. Aku menurut saja, seperti sudah terhipnotis. Memek Bu Nani wangi sekali, mungkin sewaktu di rest auran tadi dia membersihkan kelaminnya dan memberi wewangian. Sebab dia sempat ke toilet untuk waktu yang lumayang lama. Mungkin disana dia membersihkan diri.
Dia tadi ke toilet membawa serta tas pribadinya. Dan disana pula dia mengadakan persiapan untuk menggempur aku. Kujilati liang kemaluan itu, tapi Bu Nani tak puas. Disuruhnya aku keluar mobil dan disusul olehnya. Bu Nani membuka bagasi mobil dan mengambil kain semacam karpet kecil lalu dibentangkan diatas rerumputan. Dia merebahkan tubuhnya diatas kain itu dan merentangnya kakinya. "Ayo Nal, lakukan, hanya ada kita berdua disini, jangan sia-siakan kesempatan ini Nal, aku sayang kamu Nal", katanya setengah berbisik. Aku tak menjawab, aku hanya melakukan perintahnya, dan sedikit bicara banyak kerja. Ku buka semua pakaianku, lalu ku tindih tubuh Bu nani.
Dipeluknya aku, dirogohnya alat kelaminku dan dimasukkan kedalam memeknya. Kami bersetubuh ditengah kebun gelap itu alam suasana malam yang remang-remang oleh sinar gemintang di langit. Aku menggenjot memek Bu Nani sekuat mungkin. "Jangan keluar dulua ya? Saya belum puas", pintanya mesra. Aku diam saja, aku masih melakukan adegan mengocok dengan gerakan penis keluar masuk lubang memek Bu Nani. Nikmat sekali memek ini, pikirku. Lalu Bu Maya pindah posisi, dia diatas, dan bukan main permainannya, goyangnyanya.
"Remas tetekku Nal, remaslah... yang kencang ya?", pintanya. Aku meremasnya. "Cium bibirku Nal..cium!" Aku mencium bibir indah itu dan kuisap lidahnya dalam-dalam, nikmat sekali, sesekali dia mengerang kenikmatan. "Sekarang isap tetekku, teruskan... terus... Oh... Ohhhh... Nal... Renal... Ohhh.... aku keluar nal... aku kalah..." Dia mencubiti pinggulku, sesekali tawanya genit. "Kamu curang... aku kalah", ujarnya. "Sekarang gilirang kamu nal... keluarkan sebanyak mungkin ya?", pintanya. "Saya sudah keluar dari tadi Bu, tapi saya tetap bertahan, takut Ibu marah nanti", jawabku. "Oh Ya?... gila... kuat amat kamu?!", balas Bu Nani sambul mencubit pipiku. "Kenapa Ibu suka main di tempat begini gelap?" "Aku suka alam terbuka, di alam terbuka aku bergairah sekali .
Kita akan lebih sering mencari tempat seperti alamterbuka. Minggu depan kita naik kapal pesiarku, kita main diatas kapal pesiar di tengah ombak bergulung. Atau kita main di pi nggir sungai yang sepi, ah... terserah kemana kamu mau ya Nal?" Selesai main, setelah kami membersihkan alat vital hanya dengan kertas tisue dan air yang kami ambil dari jerikan di bagasi mobil, kami istirahat. Bu Nani yang sekarang tidur di pangkuanku. Kami ngobrol panjang lebar, ngalor -ngidul. Setelah sekian lama istirahat, kontolku berdiri lagi, dan dirasakan oleh kepala Bu nani yang menyentuh batang kejantananku. Tak banyak komentar celanaku dibukanya, dan aku dalam sekejap sudah bugil.
Disuruhnya aku tidur dengan kaki merentang, lalu Bu nani membuka celananya yang tanpa celana dalam itu. Bu nani mengocok-ngocok penisku, mengurut naik-turun. Karuan saja penisku semakin membesar dan membesar. Diisapnya penisku yang sudah ereksi besar sekali, dimainkannya lidah Bu Nani di ujung penisku. Setelah itu, Bu nani menempelkan buah dadanya yang besar itu di penisku.Dijepitkannya penisku kedalam tetek besar itu, lalu di goyang-goyang seperti gerakan mengocok. "Giaman Nal? Enah anggak?" "Enak Bu, awas lho nanti muncrat Bu", jawabku...
"Enggak apa, ayo keluarkan, nanti kujilati pejumu, aku mau kok!" Bu nani masih giat bekerja giat, dia berusaha untuk memuaskan aku. Tak lama kemudian, Bu nani naik keposisi atas dan seperti menduduki penisku, tapi lobang memeknya dimasuki penisku. Digoyang terus... hingga aku merasakan nikat yang luar biasa. Tiba-tiba Bu nani terdiam, berhenti bekerja, lalu berkata: "Rasakan ya Nal? Pasti kamu bakal ketagihan." Aku membisu saja. dan ternyata Ohh... memek Bu nani bisa melakukan gerakan empot -empot, menyedot-nyedot dan mengurut-urut batang kontolku dari bagian kepala hingga ke bagian batang bawah, Oh... nikmat sekali, ini yang namanya empot ayam, luar biasa kepiawaian Bu nani dalam bidang seksual.
"Enak sayang?", tanyanya. Belum sempat aku menjawab, yah... aku keluar, air maniku berhamburan tumpah ditenga liang kemaluan Bu nani. "Itu yang namanya empot-empot Nal, itulah gunanya senam sex. Berarti aku sukses latihan senam sex selama ini", katanya bangga. "Sekarang kamu puasin aku ya ?", Kata Bu nani seraya mengambil posisi nungging. Kutancapkan lagi kontolku yang masih ereksi kedalam memek Bu Nani, Ku genjot terus. "Yang dalam Nal... yang dalam ya... teruskan sayang...? oh....enak sekali penismu... oh... terus sayang ?!" Pinta Bu Nani. Aku masih memuaskan Bu Nani, aku tak mau kalah, kujilati pula lubang memeknya, duburnya dan seluruh tubuhnya.
Ternyata Bu Nani orgasme setelah aku menjlati seluruh tubuhnya. "Kamu pintar sekali Nal? Belajar dimana?" "Tidak bu, refleks saja", jawabku. Sebelum kami meninggalkan tempat itu, Bu Nani masih sempat minta satu adegan lagi. Tapi kali ini hanya sedikit melorotkan celana trainingnya saja. Demikian pula aku, hanya membuka bagian penis saja. Bu Nani minta aku melakukanya di dalam mobil, tapi ruangannya sempit sekali. Dengan susah payang k ami melakukannya dan akhirnya toh juga mengambil posisinya berdiri dengan tubuh Bu Nani disandarkan di mobil sambil mengangkat sedikit kaki kanannya. Sejak saat malam pertama kami itu, aku dan Bu Nani sering bepergian keluar kota, ke pulau seribu, ke pinggir pantai, ke semak-semak di sebuah desa terpencil, yah pokoknya dia cari tempat-tempat yang aneh-aneh. Tak kusadari kalau aku sebenarnya menjadi gigolonya Bu nani. Dan beliau pun semakin sayang padaku, uang mengalir terus ke kocekku, tanpa pernah aku meminta bayaran. Dia menyanggupi untuk membiayai kuli ah hingga tamat, asal aku tetap selalu bersama Bu Nani yang cantik itu.
Itulah Cerita Hot Dewasa : Sopir Pribadi Pemuas Nafsu Nyonyaku. Terima kasih telah membaca..
Foto Hot Bugil Korban Festival Air DiChina
Foto Hot Bugil Korban Festival Air DiChina, Festival menyiram air di China diadakan rutin setiap tahunnya, namun acara tahun ini berjalan kacau dan berubah menjadi malapetaka bagi para wanita. Pasalnya para pria yang berkerumun di jalanan kemudian malah menyerang para wanita yang turut menjadi peserta festival.
Para pria dengan sengaja dan brutal menyerang para wanita dengan menyiramkan air dan menyemprotkan air, dengan satu tujuan, yaitu menelanjangi para wanita yang ada di festival. Suasana pun menjadi kacau, para wanita banyak yang berteriak minta tolong yang akhirnya diselamatkan oleh temannya atau pihak kepolisian.
Beberapa wanita memang pakaiannya telah robek akibat diserbu dan disirami air oleh para pria, beberapa malah luka-luka akibat terdorong dan terinjak-injak.
Senin, 03 September 2012
Cheat PB Point Blank 4 September 2012 Hari Ini
Cheat PB Point Blank 4 September 2012 Hari Ini | Update Cheat Point Blank PB 18 Agustus 2012 Terbaru - Cheat Point Blank PB Wallhack + 1 HIT New Fitur 4 September 2012 Terbaru - Cheat Point Blank 4 September 2012 Kembali lagi, Merupakan Update Cheat Point Blank 4 September 2012 , dan ini adalah fitur serta cara pakai Cheat Point Blank PB Wallhack + 1 HIT New Fitur 4 September 2012.
Fitures :
- [Visual Menu]
- Wh bersih
- Clean WH
- Chams WH
- No Fog
- No SMoke
- Crosshair
- [ESP Hack]
- ESP box
- ESP name
- ESp healt
- ESP distance
- ESP Line
- [Replace Menu]
- Pistol
- Piso
- Bom
- Asap
- Baret
- Def ++
- [Fullhack Menu]
- Damage(new)
- 1 Hit
- Lari Edan
- Plant
- Defuse
- Unlimited Ammo
- Grade Hack
- Skill hack
- Quick Change
- Fast Reload
- Reload Major
- Bug luxvile
- No Vote
- New Dino Pro
- [Options]
- Show Time
- Show Date
- Off Display
- Fast Exit
- Hotkeys D3D Menu:
- D3d Menu On/OFF : INSERT
- Arah Panah kanan = ON
- Arah Panah Kiri OFF
- Arah Panah ats & Bawah Pilih cit
Tutorial :
Buka PB launcher
Buka Cheat
Start
Keluar Message Box/notice
Ok,ok saja Hepii Cheatting dah
Keterangan : BUAT WINDOWS 7 and Windows Vista
-Buka Cheat Jangan Menggunakan DOUBLE klik!!!
-Tapi menggunakan Klik kanan -Runadministrator
-Buka PB nya pun jangan pakai Double Klik
-Tapi menggunakan Klik kanan -Runadministrator juga
Okay paham KAN
NB :
[-]Kalau BT coba gunakan metode Flashdisk
[-]Harus install Net Framework danVcredist_x86
[-]Download D3DX9_38.dll
[-]Sebelum menggunakan cheat sebaiknya scan dulu gan
[-]Ane Gak Tanggung jawab kalo terjadi apa-apa ama akun anda
sumber: alibloggers
Langganan:
Komentar (Atom)











